Manusia Jakarta

 



Manusia Jakarta

Lirik: EkmalMedan 


Pagi buta Jakarta setengah sadar, aku sudah di jalan

Jalanan sesak, wajah-wajah datar, kejar harapan

Kopi pahit jadi sarapan, hanya doa jadi teman

Tuntutan cepat bertubi… duit bertumbuh pelan


Kerja lagi, kerja terus… sampai lupa siapa diri ini


Gedung tinggi kaca berkilau, arena sekeras perlombaan

Bos yang galau, lebih dekat dari hangatnya pelukan

Notifikasi siang malam, berasa kerja di zaman penjajahan

Katanya ini masa depan… tapi bahagia cuma isapan



Gaji naiknya lamban… hati kering tanpa teman


Pulang malam, kota masih berdetak, kamar terasa sunyi

Scroll handphone sampai pagi, biar nggak ngobrol sama sepi

Hati protes berbisik, “mengejar apa rutinitas ini?”

Teringat pesan ibu:  nikmatilah hidupmu


Aku seperti mereka mengejar mapan… 

tapi hidupku malah hilang


Komentar

Postingan Populer